Della, anggota team yang lain, mengungkapkan timnya sudah mengujicobakan Miantea dengan menggunakan cacing pita dari babi. Cacing yang telah direndam dalam Miantea akan langsung menyusut perlahan serta mati dalam waktu 36-96 jam. Tak ada efek samping yang di rasakan setelah mengkonsumsi Miantea.

“Ini dibuktikan dari uji organ oleptik kepada 33 anak di SD Purwantoro 6 di Kota Malang,” ungkapnya.

Daun miana yakni tanaman herbal anggota bayam-bayaman. Daun miana mempunyai senyawa bioaktif yang bisa di gunakan menjadi obat tradisional. Daun ini mempunyai kandungan senyawa fenol yang menahan tumbuh kembang cacing. Hingga, banyak di gunakan untuk obat pemberantas cacingan dalam badan.

“Respirasi cacing jadi terhambat sebab ada kandungan fenol di daun miana,” imbuh Della.

Daun miana pun juga kaya akan flavonoid serta antioksidan yang dapat mengikat radikal bebas. Flavonoid pun juga bekerja meregenerasi kulit hingga bisa menahan penuaan dini. Selain itu daun-daun miana bisa diperoleh dengan mudah serta murah cuma dengan biaya Rp 5 ribu per polybag.

“Untuk pencegahan cacingan disarankan mengkonsumsi teh daun miana 3 kali sepekan,” jelas Della.

Cegah Penyakit Cacingan dengan Teh Daun Miana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *